Ada dua metode analisa yang digunakan oleh setiap penganalisa laporan keuangan yaitu ANALISA HORIZONTAL dan ANALISA VERTIKAL. Analisa horizontal adalah analisa dengan mengadakan pembandingan laporan keuangan untuk beberapa periode atau beberapa saat, seingga akan diketahui perkembangannya. Metode horizontal ini disebut juga metode analisa dinamis. Analisa vertikal adalah apabila laporan keuangan yang dianalisa hanya meliputi satu periode atau satu saat saja yaitu dengan memperbandingkan antara pos yang satu dengan pos yang lainnya dalam laporan keuangan tersebut, sehingga hanya akan diketahui keadaan keuangan atau hasil operasi pada saat itu saja. Analisa vertikal ini disebut juga sebagai metode analisa yang stastis karena kesimpulan yang dapat diperoleh hanya untuk periode itu saja tanpa mengetahui perkembangannya.
Teknik analisa yang biasa digunakan dalam analisa laporan keuangan adalah sebagai berikut:
1. Analisa perbandingan laporan keuangan, adalah metode dan teknik analisa dengan cara memperbandingan laporan keuangan untuk dua periode atau lebih dengan menunjukkan:
¨ Data absolut atau jumlah-jumlah dalam rupiah.
¨ Kenaikan atau penurunan dalam jumlah rupiah.
¨ Kenaikan atau penurunan dalam prosentase.
¨ Perbandingan yang dinyatakan dalam prosentase.
¨ Prosentase dari total.
2. Trend atau tendensi posisi dan kemajuan perusahaan yang dinyatakan dalam prosetase (trend percentase analysis), adalah suatu metode atau teknik analisa untuk mengetahui tendensi daripada keadaan keuangannya, apakah meunjukkan tendensi tetap, naik bahkan turun.
3. Laporan dengan prosentase per komponen atau common size statement, adalah suatu metode analisa untuk mengetahui prosentase investasi pada masing-masing aktiva terhadap total aktivanya, juga untuk mengetahui struktur permodalannya dan komposisi perongkosan yang terjadi dihubungkn dengan jumlah penjualannya.
4. Analisa Sumber dan Penggunaan Modal Kerja, adalah analisa untuk mengetahui sumber-sumber serta penggunaan modal kerja atau untuk mengetahui sebab-sebab berubahnya modal kerja dalam periode tertentu.
5. Analisa Sumber dan Penggunaan Kas, adalah suatu analisa untuk mengetahui sebab-sebab berubahnya jumlah uang kas atau untuk mengetahui sumber-sumber serta penggunaan uang kas selama periode tertentu.
6. Analisa Rasio adalah suatu metode analisa untuk mengetahui hubungan dari pos-pos tertentu dalam neraca atau laporan rugi laba secara individu atau kombinasi dari kedua laporan tersebut.
7. Analisa Perubahan Laba Kotor adalah suatu analisa untuk mengetahui sebab-sebab perubahan laba kotor suatu perusahaan dari periode ke periode yang lain perubahan laba kotor suatu periode dengan laba yang dibudgetkan untuk periode tersebut.
8. Analisa Break Even adalah suatu analisa untuk menentukan tingkat penjualan yang harus dicapai oleh suatu perusahaan agar perusahaan tersebut tidak menderita kerugian, tetapi juga belum memperoleh keuntungan. Dengan analisa break even ini juga akan diketahui berbagai tingkat keuntungan atau kerugian untuk berbagai tingkat penjualan.
PENYEBAB TERJADI KENAIKAN ATAU PENURUNAN RASIO
Perubahan keuangan dapat ditinjau dari komposisi neraca - jumlah aset dan kewajiban, dari laporan laba rugi – jika perusahaan terus menerus rugi, dan dari laporan arus kas – jika arus kas masuk lebih kecil dari arus kas keluar. Sedangkan teori resiko kredit yang dipaparkan dapat diartikan bahwa kegagalan berhubungan dengan struktur modal dan struktur modal berkaitan dengan kondisi ekonomi. Jika ekonomi buruk hutang akan meningkat karena tingkat bunga meningkat. Akhirnya perusahaan akan gagal.
Faktor ekonomi meliputi kelemahan industri dan lokasi yang buruk. Faktor keuangan meliputi hutang yang terlalu banyak dan modal yang tidak memadai. Pentingnya faktor-faktor yang berbeda ini bervariasi dari waktu ke waktu, bergantung beberapa hal seperti keadaan ekonomi dan tingkat suku bunga.
Berdasarkan sumber datanya maka angka rasio dapat dibedakan antara :
a. Rasio - rasio neraca ( balance sheet ratios ) yang tergolong dalam katagori ini adalah semua rasio yang semua datanya diambil atau bersumber pada neraca,misalnya current ratio, acid test ratio.
b. Rasio - rasio laporan laba rugi ( income statement ratios ) yaitu angka – angka rasio yang dalam penyusunannya semua datanya diambil dari laporan laba rugi, misalnya gross profit margin, net operating ratio, dsb.
c. Rasio - rasio anatar laporan ( interstatement ratios ) adalah semua angka rasio yang penyusunannya data berasal dari neraca dan data lainnya dari laporan laba rugi, misalnya tingkat perputaran persediaan, tingkat perputaran piutang.
Senin, 19 Maret 2012
LAPORAN KEUANGAN
• Pengertian Laporan Keuangan
Laporan keuangan pada hakikatnya merupakan hasil dari proses akuntansi yang menyediakan informasi keuangan suatu badan usaha yang bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan sebagai bahan pertimbangan di dalam pengambilan keputusan ekonomi.
Laporan keuangan meliputi neraca, laporan rugi laba, laporan perubahan posisi keuangan (yang dapat disajikan dalam berbagai cara seperti misalnya sebagai laporan arus kas atau laporan arus dana), catatan dan laporan lain serta materi penjelasan merupakan bagian integral dari laporan keuangan.
• Tujuan & Syarat Laporan Keuangan
Laporan keuangan bertujuan untuk memberikan:
1. Informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai posisi keuangan perusahaan (termasuk bank) pada suatu saat tertentu.
2. Informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai hasil usaha perusahaan selama periode akuntansi tertentu.
3. Informasi keuangan yang dapat membantu pihak-pihak yang berkepentingan untuk menilai atau menginterpretasikan kondisi dan potensi perusahaan.
4. Informasi penting lainnya yang relevan dengan kebutuhan pihak-pihak yang berkepentingan dengan laporan keuangan yang bersangkutan.
Laporan keuangan akan lebih bermanfaat apabila memenuhi syarat-syarat seperti dibawah ini:
• Relevan : Data yang diolah dan disajikan dalam laporan keuangan hanyalah data yang ada kaitannya dengan transaksi yang bersangkutan. Data yang tidak perlu diungkapkan dan tidak ada kaitannya dengan kegiatan perusahaan tidak perlu disajikan.
• Jelas dan dapat dimengerti : Informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan harus ditampilkan dengan cara sedemikian rupa hingga jelas dapat dipahami dan dimengerti oleh semua pembaca laporan keuangan. Dengan demikian, para pemakai laporan keuangan dapat mengambil keputusan yang relevan dari informasi yang dibaca.
• Dapat diuji kebenarannya : Data dan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan harus dapat ditelusuri kepada bukti asalnya, baik dalam bentuk dokumen dasar, formulir berharga, maupun fisik aktiva bersangkutan. Semua data dan informasi yang disajikan harus dapat dipertanggungjawabkan oleh manajemen perusahaan.
• Netral : Laporan keuangan haruslah disajikan untuk dapat dipergunakan oleh semua pihak. Laporan keuangan tidak ditujukan untuk memenuhi pihak-pihak tertentu, sehingga harus dibuat lebih dari satu macam laporan keuangan sesuai dengan kebutuhan informasi para pemakai. Laporan keuangan yang disajikan harus dibuat tidak bias atau harus netral sehingga semua pihak dapat mempergunakannya.
• Tepat waktu : Laporan keuangan harus memiliki periode pelaporan, sehingga jelas batas pelaporan dari posisi harta, hutang, modal, pendapatan, dan biaya dari perusahaan yang akan dilaporkan. Waktu penyajiannya harus dinyatakan dengan jelas dan disajikan dalam batas waktu yang wajar, dalam arti tidak terlalu terlambat sehingga dapat digunakan oleh manajemen untuk mengambil keputusan yang sifatnya manajerial maupun teknikal.
• Dapat diperbandingkan : Laporan keuangan yang disajikan harus dapat diperbandingkan dengan periode-periode sebelumnya sebagai dasar untuk mengikuti perkembangan arah (trend) dari harta, hutang, modal, pendapatan, serta biaya. Dasar dari laporan yang dapat diperbandingkan adalah penerapan prinsip akuntansi secara konsisten.
• Lengkap : Data yang disajikan dalam informasi akuntansi, baik dalam neraca, ikhtisar laba-rugi, maupun ikhtisar posisi keuangan, haruslah lengkap sehingga tidak memberikan informasi yang menyesatkan bagi para pemakai laporan keuangan. Keutuhan data akuntansi merupakan syarat mutlak bagi tercapainya azas relevan.
• Keterbatasan Laporan Keuangan
Keterbatasan laporan keuangan diantaranya adalah:
1. Bersifat histories, sehingga mungkin sudah tidak relevan lagi dengan keadan sekarang.
2. Bersifat umum dan bukan untuk tiap-tiap pemakai
3. Didasarkan atas perkiraan kebutuhan pemakai.
4. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan uang dan perubahan nilai uang tidak tercermin dalam laporan keuangan
5. Memakai konsep konservatisme dalam menghadapi ketidakpastian sehingga tidak terlepas dari pemakaian pertimbangan dan taksiran-taksiran.
PENGARUH LAPORAN KEUANGAN TERHADAP PEMERIKSAAN AKUNTAN
Dalam melaksanakan pemeriksaan, auditor tidak dapat terlepas dari data laporan keuangan. Data tersebut harus verifiabel. Data dikatakan veńfiabel bila dua atau lebih pemeriksa yang independen memperoleh hasil/pendapat yang tidak berbeda dalam pemeriksaan yang sama.
Dapat terujinya bukti berkaitan erat dengan tersedianya bukti dan validitas (keshohihan) bukti. Dalam beberapa hal bukti dapat teruji, jika mampu dibuktikan kebenaran di dalam penyajian atau yang digunakan untuk dasar penyusunan laporan keuangan klien. Akuntan pemeriksa menentukan dasar yang layak untuk menentukan pendapatnya atas laporan keuangan yang diaudit. Dalam melakukan pengujian akuntan pemeriksa harus menentukan jumlah bukti keshohihan dan keabsahan data akuntansi.
MANFAAT PEMERIKSAAN YANG BERSIFAT EKONOMIS
Bagi orang-orang yang tidak memahami keadaan-keadaan diatas akan menganggap bahwa pemeriksaan laporan keuangan adalah tindakan yang tidak perlu. Hal ini dikarenakan orang tersebut tidak mampu melihat manfaat lain atas pemeriksaan laporan keuangan, tetapi hanya memandang dari banyaknya uang yang hams dikeluarkan oleh perusahaan. Meskipun biaya pemeriksaan tinggi, banyak sekalí manfaat yang dapat dipetik oleh perusahaan seperti:
1. Meningkatkan kredibilitas perusahaan Dengan adanya pemeriksaan mengakibatkan berkurangnya resiko kesalahan. Perusahaan besar yang sudah go-public dapat memperoleh ijin untuk masuk ke pasar modal, sedangkan bagi perusahaan kecil dapat meningkatkan kredibilitas atau semakin dipercaya oleh investor maupun kreditor.
2. Meningkatkan efisiensi dan kejujuran
Pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan dapat mengurangi kesalahan-kesalahan, sehingga pengaruh manajemen di dalam penyusunan laporan keuangan berkurang. Misalnya, penggelapan aktiva atau penyalahgunaan aktiva semakin berkurang. Tindak lanjut dari masalah ini adalah semakin terbukanya lingkungan yang ada di perusahaan.
3. Meningkatkan efisiensi atas operasional perusahaan
4. Mendorong efisiensi pasar modal
Dalam memahami esensi atau pokok pemeriksaan laporan keuangan, hal pokok yang harus diketahui adalah pemisahan tanggungj awab antara manajemen dengan pemeriksa independen. Tanggung j awab yang utama antara manajemen dan auditor adalah sebagai berikut:
1. Manajemen bertanggung jawab atas pernbuatan dan isi laporan keuangan yang dimuat dalam pernyataanpernyataan manajemen.
2. Pemeriksa independen bertanggung jawab untuk memberikan pendaat atas kewajaran laporan keuangan. Dalam melaksanakan tanggungjawabnya manajemen diwajibkan untuk membuat struktur pengendalian internal yang mampu menjaga aktiva dan menjamin penyusunan laporan keuangan yang dapat dipercaya. Kriteria yang hams dipatuhi oleh manajemen adalah prinsip akuntansi yang lazim, sedangkan auditor wajib mematuhi norma pemeriksaan akuntan. '
Laporan keuangan pada hakikatnya merupakan hasil dari proses akuntansi yang menyediakan informasi keuangan suatu badan usaha yang bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan sebagai bahan pertimbangan di dalam pengambilan keputusan ekonomi.
Laporan keuangan meliputi neraca, laporan rugi laba, laporan perubahan posisi keuangan (yang dapat disajikan dalam berbagai cara seperti misalnya sebagai laporan arus kas atau laporan arus dana), catatan dan laporan lain serta materi penjelasan merupakan bagian integral dari laporan keuangan.
• Tujuan & Syarat Laporan Keuangan
Laporan keuangan bertujuan untuk memberikan:
1. Informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai posisi keuangan perusahaan (termasuk bank) pada suatu saat tertentu.
2. Informasi keuangan yang dapat dipercaya mengenai hasil usaha perusahaan selama periode akuntansi tertentu.
3. Informasi keuangan yang dapat membantu pihak-pihak yang berkepentingan untuk menilai atau menginterpretasikan kondisi dan potensi perusahaan.
4. Informasi penting lainnya yang relevan dengan kebutuhan pihak-pihak yang berkepentingan dengan laporan keuangan yang bersangkutan.
Laporan keuangan akan lebih bermanfaat apabila memenuhi syarat-syarat seperti dibawah ini:
• Relevan : Data yang diolah dan disajikan dalam laporan keuangan hanyalah data yang ada kaitannya dengan transaksi yang bersangkutan. Data yang tidak perlu diungkapkan dan tidak ada kaitannya dengan kegiatan perusahaan tidak perlu disajikan.
• Jelas dan dapat dimengerti : Informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan harus ditampilkan dengan cara sedemikian rupa hingga jelas dapat dipahami dan dimengerti oleh semua pembaca laporan keuangan. Dengan demikian, para pemakai laporan keuangan dapat mengambil keputusan yang relevan dari informasi yang dibaca.
• Dapat diuji kebenarannya : Data dan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan harus dapat ditelusuri kepada bukti asalnya, baik dalam bentuk dokumen dasar, formulir berharga, maupun fisik aktiva bersangkutan. Semua data dan informasi yang disajikan harus dapat dipertanggungjawabkan oleh manajemen perusahaan.
• Netral : Laporan keuangan haruslah disajikan untuk dapat dipergunakan oleh semua pihak. Laporan keuangan tidak ditujukan untuk memenuhi pihak-pihak tertentu, sehingga harus dibuat lebih dari satu macam laporan keuangan sesuai dengan kebutuhan informasi para pemakai. Laporan keuangan yang disajikan harus dibuat tidak bias atau harus netral sehingga semua pihak dapat mempergunakannya.
• Tepat waktu : Laporan keuangan harus memiliki periode pelaporan, sehingga jelas batas pelaporan dari posisi harta, hutang, modal, pendapatan, dan biaya dari perusahaan yang akan dilaporkan. Waktu penyajiannya harus dinyatakan dengan jelas dan disajikan dalam batas waktu yang wajar, dalam arti tidak terlalu terlambat sehingga dapat digunakan oleh manajemen untuk mengambil keputusan yang sifatnya manajerial maupun teknikal.
• Dapat diperbandingkan : Laporan keuangan yang disajikan harus dapat diperbandingkan dengan periode-periode sebelumnya sebagai dasar untuk mengikuti perkembangan arah (trend) dari harta, hutang, modal, pendapatan, serta biaya. Dasar dari laporan yang dapat diperbandingkan adalah penerapan prinsip akuntansi secara konsisten.
• Lengkap : Data yang disajikan dalam informasi akuntansi, baik dalam neraca, ikhtisar laba-rugi, maupun ikhtisar posisi keuangan, haruslah lengkap sehingga tidak memberikan informasi yang menyesatkan bagi para pemakai laporan keuangan. Keutuhan data akuntansi merupakan syarat mutlak bagi tercapainya azas relevan.
• Keterbatasan Laporan Keuangan
Keterbatasan laporan keuangan diantaranya adalah:
1. Bersifat histories, sehingga mungkin sudah tidak relevan lagi dengan keadan sekarang.
2. Bersifat umum dan bukan untuk tiap-tiap pemakai
3. Didasarkan atas perkiraan kebutuhan pemakai.
4. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan uang dan perubahan nilai uang tidak tercermin dalam laporan keuangan
5. Memakai konsep konservatisme dalam menghadapi ketidakpastian sehingga tidak terlepas dari pemakaian pertimbangan dan taksiran-taksiran.
PENGARUH LAPORAN KEUANGAN TERHADAP PEMERIKSAAN AKUNTAN
Dalam melaksanakan pemeriksaan, auditor tidak dapat terlepas dari data laporan keuangan. Data tersebut harus verifiabel. Data dikatakan veńfiabel bila dua atau lebih pemeriksa yang independen memperoleh hasil/pendapat yang tidak berbeda dalam pemeriksaan yang sama.
Dapat terujinya bukti berkaitan erat dengan tersedianya bukti dan validitas (keshohihan) bukti. Dalam beberapa hal bukti dapat teruji, jika mampu dibuktikan kebenaran di dalam penyajian atau yang digunakan untuk dasar penyusunan laporan keuangan klien. Akuntan pemeriksa menentukan dasar yang layak untuk menentukan pendapatnya atas laporan keuangan yang diaudit. Dalam melakukan pengujian akuntan pemeriksa harus menentukan jumlah bukti keshohihan dan keabsahan data akuntansi.
MANFAAT PEMERIKSAAN YANG BERSIFAT EKONOMIS
Bagi orang-orang yang tidak memahami keadaan-keadaan diatas akan menganggap bahwa pemeriksaan laporan keuangan adalah tindakan yang tidak perlu. Hal ini dikarenakan orang tersebut tidak mampu melihat manfaat lain atas pemeriksaan laporan keuangan, tetapi hanya memandang dari banyaknya uang yang hams dikeluarkan oleh perusahaan. Meskipun biaya pemeriksaan tinggi, banyak sekalí manfaat yang dapat dipetik oleh perusahaan seperti:
1. Meningkatkan kredibilitas perusahaan Dengan adanya pemeriksaan mengakibatkan berkurangnya resiko kesalahan. Perusahaan besar yang sudah go-public dapat memperoleh ijin untuk masuk ke pasar modal, sedangkan bagi perusahaan kecil dapat meningkatkan kredibilitas atau semakin dipercaya oleh investor maupun kreditor.
2. Meningkatkan efisiensi dan kejujuran
Pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan dapat mengurangi kesalahan-kesalahan, sehingga pengaruh manajemen di dalam penyusunan laporan keuangan berkurang. Misalnya, penggelapan aktiva atau penyalahgunaan aktiva semakin berkurang. Tindak lanjut dari masalah ini adalah semakin terbukanya lingkungan yang ada di perusahaan.
3. Meningkatkan efisiensi atas operasional perusahaan
4. Mendorong efisiensi pasar modal
Dalam memahami esensi atau pokok pemeriksaan laporan keuangan, hal pokok yang harus diketahui adalah pemisahan tanggungj awab antara manajemen dengan pemeriksa independen. Tanggung j awab yang utama antara manajemen dan auditor adalah sebagai berikut:
1. Manajemen bertanggung jawab atas pernbuatan dan isi laporan keuangan yang dimuat dalam pernyataanpernyataan manajemen.
2. Pemeriksa independen bertanggung jawab untuk memberikan pendaat atas kewajaran laporan keuangan. Dalam melaksanakan tanggungjawabnya manajemen diwajibkan untuk membuat struktur pengendalian internal yang mampu menjaga aktiva dan menjamin penyusunan laporan keuangan yang dapat dipercaya. Kriteria yang hams dipatuhi oleh manajemen adalah prinsip akuntansi yang lazim, sedangkan auditor wajib mematuhi norma pemeriksaan akuntan. '
Selasa, 27 Desember 2011
Kata Mutiara
Kecantikan hanya sedalam kulit, tetapi masuk ke dalam tulang ~ Pepatah inggris
Kita patut berkorban supaya orang lain juga merasai kemanisan hidup.
Keruntuhan keluarga telah melahirkan generasi yang lemah ~ Rahmohan Ghandi
Rahasia untuk berjaya ialah menghormati orang lain
Ikhlaslah menjadi diri sendiri agar hidup penuh dengan ketenangan dan keamanan
Kecemerlangan sebenar adalah apabila kamu dihentam sehingga bertekuk lutut, tetapi mampu melantun kembali.
Di sebalik keindahan rumah tersergam, disebalik senyum dan tawa, seseorang insan itu mungkin dilanda kepahitan dan kekecewaan yang tidak diketahui orang lain.
Kita patut berkorban supaya orang lain juga merasai kemanisan hidup.
Keruntuhan keluarga telah melahirkan generasi yang lemah ~ Rahmohan Ghandi
Rahasia untuk berjaya ialah menghormati orang lain
Ikhlaslah menjadi diri sendiri agar hidup penuh dengan ketenangan dan keamanan
Kecemerlangan sebenar adalah apabila kamu dihentam sehingga bertekuk lutut, tetapi mampu melantun kembali.
Di sebalik keindahan rumah tersergam, disebalik senyum dan tawa, seseorang insan itu mungkin dilanda kepahitan dan kekecewaan yang tidak diketahui orang lain.
Minggu, 25 Desember 2011
Dewa dan Murid
Pada suatu hari di perguruan silat ada 1 dewa dan 4 murid kungfu
A: Dewa
B: Murid Pertama
C: Murid ke 2
D: Murid Ke 3
E: murid ke 4
A:Wahai murid murid ku, silahkan kamu berbuat dosa dalam 1 malam dan kembali lagi pada keesokan hari
B,C,D,E:Siap Dewa
Saat keesokan hari mereka datang
A: Hai kamu kemarin malam kamu melakukan apa?
B:Aku telah menabrak anjin*g hingga mati
A:Minumlah 2 Gelas Air suci dan dosa mu diampun
B:Baik Dewa
Ke 2 murid ketakutan tetapi murid terakhir terlihat senang
Selanjutnya
A: hai Kamu kemarin malam kamu melakukan apa?
C: aku telah mengintip Perempuan yang sedang mandi
A:Minumlah 5 Gelas air suci dan dosamu diampuni
Sisa 2 orang murid yang 1 ketakutan dan 1 lagi tertawa
Dewa pun Bingung kenapa Murid terakhirnya tertawa
Selanjutnya
A:Hai kamu Kemarin Malam kamu melakukan apa?
D:aku Mencuri uang di bank
A:Minumlah 10 Gelas Air suci dan Dosamu diampuni
Spontan Murid terakhir Tertawa terbahak bahak
Dewa memanggil sang murid terakhir
A:Hai Kamu Kemarin Malam kamu melakuka apa?
E: (Dengan Malu malu) aku Kencing di Air Suci Dewa
A:#@!$$#
A: Dewa
B: Murid Pertama
C: Murid ke 2
D: Murid Ke 3
E: murid ke 4
A:Wahai murid murid ku, silahkan kamu berbuat dosa dalam 1 malam dan kembali lagi pada keesokan hari
B,C,D,E:Siap Dewa
Saat keesokan hari mereka datang
A: Hai kamu kemarin malam kamu melakukan apa?
B:Aku telah menabrak anjin*g hingga mati
A:Minumlah 2 Gelas Air suci dan dosa mu diampun
B:Baik Dewa
Ke 2 murid ketakutan tetapi murid terakhir terlihat senang
Selanjutnya
A: hai Kamu kemarin malam kamu melakukan apa?
C: aku telah mengintip Perempuan yang sedang mandi
A:Minumlah 5 Gelas air suci dan dosamu diampuni
Sisa 2 orang murid yang 1 ketakutan dan 1 lagi tertawa
Dewa pun Bingung kenapa Murid terakhirnya tertawa
Selanjutnya
A:Hai kamu Kemarin Malam kamu melakukan apa?
D:aku Mencuri uang di bank
A:Minumlah 10 Gelas Air suci dan Dosamu diampuni
Spontan Murid terakhir Tertawa terbahak bahak
Dewa memanggil sang murid terakhir
A:Hai Kamu Kemarin Malam kamu melakuka apa?
E: (Dengan Malu malu) aku Kencing di Air Suci Dewa
A:#@!$$#
Sabtu, 24 Desember 2011
Tetap Cantik Luar-Dalam Saat Haid
Tahukah kamu bahwa tubuh yang terawat baik mencerminkan kecantikan dari dalam dan dari luar? Namun saat haid, tidak sedikit wanita luput memperhatikan hal tersebut. Masalahnya, emosi labil yang timbul akibat hormon turun-naik menjelang atau ketika haid, seringkali membuat wanita moody untuk merawat penampilannya.
Sebut saja gara-gara perasaan tertekan, kamu malas cuci rambut berhari-hari dan lupa menyisirnya. Atau akibat stress menahan rasa nyeri haid, selera berpakaian kamu turun sehingga dalam memilih baju dan warna pun asal-asalan.
Nah, jika dibiarkan berlarut-larut, hal itu akan semakin membebani kamu. Pasalnya, kamu bukan saja semakin tidak nyaman dengan diri sendiri. Orang-orang di sekitar kamu pun, menjadi risih dengan kehadiran kamu.
Oleh karena itu, jangan biarkan masalah datang bulan menghalangi kamu untuk tetap bisa tampil cantik dan prima saat melakukan berbagai aktivitas. Bingung bagaimana caranya? Tidak usah khawatir, Anda dapat mengikuti tips-tips perawatan dari luar dan dari dalam berikut ini.
Perawatan Luar
Rambut
• Say no bad hair day! Rambut kotor, kusut, dan bau membuat kepala terasa berat. Tapi rambut bersih dan bersinar, membuat kepala dan beban terasa lebih ringan.
• Rajin mencuci rambut secara rutin.
• Pergilah ke salon untuk hair treatment. Misalkan hair spa, creambath, atau sedikit pijatan di kepala untuk mengendurkan ketegangan pikiran Anda.
Wajah
• Rajin mencuci muka atau membersihkan wajah setelah seharian beraktivitas, setelah menggunakan make-up, atau sebelum tidur.
• Gunakan masker yang sesuai dengan kulit sedikitnya seminggu sekali.
• Berikan pijatan ringan pada wajah Anda untuk relaksasi.
• Jangan ragu mengoleskan make-up yang sesuai dengan aktivitas untuk menunjang penampilan Anda. Jika Anda terlihat cantik, perasaan Anda otomatis ikut senang.
• Hindari penggunaan make-up yang membuat kulit wajah gatal dan panas. Hindari juga penggunaan warna-warna make-up yang tidak sesuai dengan kulit Anda.
• Siapkan kertas minyak dalam tas Anda. Saat haid, produksi keringat/minyak dapat berlebih. Jadi jangan biarkan wajah Anda mengkilap oleh minyak dan keringat.
• Gunakan sunblock untuk melindungi kulit dari terpaan sinar matahari yang terlalu terik dan dapat menyebabkan kelainan pada kulit.
Tubuh
• Mandilah secara rutin, minimal 2 kali sehari, mengingat haid dapat memicu bau tidak sedap keluar dari tubuh.
•Gunakan deodorant untuk mengatasi bau badan.
• Semprotkan body spray atau parfum aroma favorit. Wangi yang menyenangkan akan memberi kesan segar.
• Pilihlah warna-warna pakaian yang ceria atau memberikan aura gembira pada diri kamu. Tinggalkan sejenak warna-warna gelap atau kelabu yang memberikan suasana suram. Padu-padankan hingga tampak serasi di diri kamu.
• Berolahragalah agar aliran darah lancar dan kotoran terbuang melalui keringat. Olah raga juga membantu membakar lemak yang tertimbun dari makanan-makanan yang dikonsumsi berlebihan akibat nafsu makan tak terkontrol saat PMS.
Perawatan dalam
• Berilah terapi bagi jiwa dengan berpikir jernih dan tenang dalam memandang segala sesuatu. Meski emosi labil, tapi sebenarnya pikiran kamulah yang mengaturnya. Kuasai diri dan jangan biarkan diri kamu dikendalikan oleh emosi.
• Ingatlah bahwa pikiran yang kusut akan membuat wajah berkerut. Penampilan pun terlihat berantakan meski kamu telah bersusah-payah berdandan. Sebaliknya, jika pikiran positif maka air muka akan berseri-seri dan mata pun bercahaya karena inner beauty Anda terpancar.
• Perbanyak mengonsumsi buah-buahan, air putih, dan sayuran sebagai sumber nutrisi agar kulit semakin bersinar dan membantu peremajaan kulit.
• Minum KIRANTI sejak 3 hari sebelum, selama, hingga 3 hari setelah menstruasi. Hal ini sangat dianjurkan untuk mencegah segala masalah datang bulan seperti nyeri haid, keputihan, perut kembung, atau bau badan yang dapat membuat Anda menjadi tidak percaya diri dan kurang nyaman dengan diri sendiri. (*)
*Sumber: Istimewa
Sebut saja gara-gara perasaan tertekan, kamu malas cuci rambut berhari-hari dan lupa menyisirnya. Atau akibat stress menahan rasa nyeri haid, selera berpakaian kamu turun sehingga dalam memilih baju dan warna pun asal-asalan.
Nah, jika dibiarkan berlarut-larut, hal itu akan semakin membebani kamu. Pasalnya, kamu bukan saja semakin tidak nyaman dengan diri sendiri. Orang-orang di sekitar kamu pun, menjadi risih dengan kehadiran kamu.
Oleh karena itu, jangan biarkan masalah datang bulan menghalangi kamu untuk tetap bisa tampil cantik dan prima saat melakukan berbagai aktivitas. Bingung bagaimana caranya? Tidak usah khawatir, Anda dapat mengikuti tips-tips perawatan dari luar dan dari dalam berikut ini.
Perawatan Luar
Rambut
• Say no bad hair day! Rambut kotor, kusut, dan bau membuat kepala terasa berat. Tapi rambut bersih dan bersinar, membuat kepala dan beban terasa lebih ringan.
• Rajin mencuci rambut secara rutin.
• Pergilah ke salon untuk hair treatment. Misalkan hair spa, creambath, atau sedikit pijatan di kepala untuk mengendurkan ketegangan pikiran Anda.
Wajah
• Rajin mencuci muka atau membersihkan wajah setelah seharian beraktivitas, setelah menggunakan make-up, atau sebelum tidur.
• Gunakan masker yang sesuai dengan kulit sedikitnya seminggu sekali.
• Berikan pijatan ringan pada wajah Anda untuk relaksasi.
• Jangan ragu mengoleskan make-up yang sesuai dengan aktivitas untuk menunjang penampilan Anda. Jika Anda terlihat cantik, perasaan Anda otomatis ikut senang.
• Hindari penggunaan make-up yang membuat kulit wajah gatal dan panas. Hindari juga penggunaan warna-warna make-up yang tidak sesuai dengan kulit Anda.
• Siapkan kertas minyak dalam tas Anda. Saat haid, produksi keringat/minyak dapat berlebih. Jadi jangan biarkan wajah Anda mengkilap oleh minyak dan keringat.
• Gunakan sunblock untuk melindungi kulit dari terpaan sinar matahari yang terlalu terik dan dapat menyebabkan kelainan pada kulit.
Tubuh
• Mandilah secara rutin, minimal 2 kali sehari, mengingat haid dapat memicu bau tidak sedap keluar dari tubuh.
•Gunakan deodorant untuk mengatasi bau badan.
• Semprotkan body spray atau parfum aroma favorit. Wangi yang menyenangkan akan memberi kesan segar.
• Pilihlah warna-warna pakaian yang ceria atau memberikan aura gembira pada diri kamu. Tinggalkan sejenak warna-warna gelap atau kelabu yang memberikan suasana suram. Padu-padankan hingga tampak serasi di diri kamu.
• Berolahragalah agar aliran darah lancar dan kotoran terbuang melalui keringat. Olah raga juga membantu membakar lemak yang tertimbun dari makanan-makanan yang dikonsumsi berlebihan akibat nafsu makan tak terkontrol saat PMS.
Perawatan dalam
• Berilah terapi bagi jiwa dengan berpikir jernih dan tenang dalam memandang segala sesuatu. Meski emosi labil, tapi sebenarnya pikiran kamulah yang mengaturnya. Kuasai diri dan jangan biarkan diri kamu dikendalikan oleh emosi.
• Ingatlah bahwa pikiran yang kusut akan membuat wajah berkerut. Penampilan pun terlihat berantakan meski kamu telah bersusah-payah berdandan. Sebaliknya, jika pikiran positif maka air muka akan berseri-seri dan mata pun bercahaya karena inner beauty Anda terpancar.
• Perbanyak mengonsumsi buah-buahan, air putih, dan sayuran sebagai sumber nutrisi agar kulit semakin bersinar dan membantu peremajaan kulit.
• Minum KIRANTI sejak 3 hari sebelum, selama, hingga 3 hari setelah menstruasi. Hal ini sangat dianjurkan untuk mencegah segala masalah datang bulan seperti nyeri haid, keputihan, perut kembung, atau bau badan yang dapat membuat Anda menjadi tidak percaya diri dan kurang nyaman dengan diri sendiri. (*)
*Sumber: Istimewa
Aku Ingin Kau Memahami ku
–Ia menarik bahuku hingga aku menghadap ke arahnya, tepat sebelum aku sempat menghapus air mata yang tak bisa lagi aku bendung di pelupuk mataku.
Huh! Laki-laki memang tak pernah bisa mengerti apa maunya perempuan! Tak terkecuali Abang, lelaki yang hampir empat tahun ini menjalin kasih denganku. Bayangkan saja, sudah hampir empat tahun lamanya kami bersama, dia tetap tidak mengerti isyarat-isyarat yang sengaja aku berikan padanya. Empat tahun bukanlah waktu yang sebentar. Itu kan berarti hampir 48 bulan alias 1.460 hari! Berarti, kalau dikalkulasikan, setidaknya kami sudah menghabiskan masa waktu 35.040 jam dikurangi waktu tidur kami yang delapan jam dan waktu-waktu di mana kami sedang repot dengan urusan masing-masing, berarti setidaknya sudah 20.000-an jam kami habiskan bersama-sama. Tapi, dari sederet angka tadi rasanya masih kurang cukup untuk membuat Abang memahamiku. Yang ada, malah Abang seringkali bilang, “Kamu kok susah banget dimengerti, sih, Dek?!” Huh! Basi!
Contohnya saja sore ini, di mana sudah seharian aku cemas menunggu kabar darinya. Sudah berpuluh kali aku meneleponnya tapi ponselnya tak kunjung aktif. Beberapa SMS juga sudah kulayangkan, dari mulai yang romantis sampai yang isinya hampir sadis, tapi tak satupun dibalas. Terang saja aku panik dan cemas, pasalnya Abang sudah berjanji padaku kalau hari ini ia akan menemaniku nonton, tapi sampai sekarang kok tidak ada kabar sama sekali?
Pikiranku sudah dipenuhi berbagai macam kemungkinan. Apa Abang masih tidur karena pusing akibat kehujanan waktu pulang dari rumahku kemarin? Atau, apa ponsel Abang kecopetan? Atau, jangan-jangan Abang lagi selingkuh sampai-sampai ponselnya sengaja dimatikan? Atau... ada yang tidak beres? Hii, ngeri sendiri rasanya aku membayangkan yang tidak-tidak. Makanya seharian aku hanya bisa duduk di sofa sambil menonton HBO seharian dan menelepon terus-terusan mencoba men-dial nomer ponsel Abang yang sudah kuhapal.
Tiba-tiba saja, sekitar pukul 17.20, teleponku tersambung. Aku yang duduk malas dengan mata mengantuk, langsung bangkit terjaga dan menanti dengan deg-degan. Begitu suara Abang yang berat terdengar di ujung sana, aku langsung membombardirnya dengan sejuta pertanyaan.
“Bang, kamu di mana, sih? Adek tuh udah neleponin kamu seharian tapi enggak nyambung-nyambung. Adek kirim SMS kok enggak dibales-bales? Abang tau enggak, Adek cemas banget?! Adek sampe enggak bisa ngapa-ngapain seharian gara-gara nungguin Abang. Kan katanya Abang mau nemenin Adek nonton, gimana sih?!”
Aku terdiam, mengambil napas. Sesaat, tak terdengar respon dari ujung sana. Malahan, tiba-tiba saja aku mendengar suara Abang yang sedang asyik ngobrol dengan seorang laki-laki.
“...Itu velg-nya udah rapi, kan?”
“Oh, tenang aja, Mas.”
Aku bengong.
“Bang? Abang???”
“Iya, Dek?” suara Abang kembali terdengar.
“Abang lagi ngapain, sih?”
“Bentar, bentar, Dek, Abang lagi di bengkel, nih, ganti velg. Bentar ya....”
Dan Abang pun kembali ngobrol dengan tukang velg itu. Dan aku, pacarnya selama hampir empat tahun ini, dicuekin begitu aja!
“Glek! Berarti dari tadi aku ngomong panjang lebar sama sekali enggak didengerin sama Abang? Arrrgggghhhh!,” makiku dalam hati.
Setelah beberapa lama, suara Abang kembali terdengar. “Kenapa, Dek?”
Aku sungguh heran dengan sikap santai yang jelas-jelas tercermin di dalam suara Abang.
“Bang, dari tadi Adek telepon kok enggak nyambung-nyambung?,” serangku.
“Duh, maaf, Dek, tadi HP Abang ketinggalan. Ini juga baru aja disusulin sama Raffi,” katanya, masih dengan ketenangan tingkat tinggi yang membuatku semakin kesal.
“Jadi Abang di bengkel sama Raffi?,” tanyaku menyelidik sambil menyebutkan nama adik kandung Abang yang masih duduk di bangku SMA itu. “Terus, kenapa SMS Adek enggak dibalas?”
“Maaf, Dek, Abang lupa isi pulsa,” katanya.
“Apa????? Lupa isi pulsa? Enggak tau apa orang cemas setengah mati dari tadi?,” batinku.
“Kenapa enggak minjem HP Raffi untuk SMS? Atau, Abang kan bisa cari wartel atau telepon umum untuk ngabarin Adek?,” tanyaku
Abang tergelak, “Sorry, Dek, enggak kepikiran!”
Aku melengos kesal. “Abang lupa ya kalo hari ini Abang janji mau nemenin Adek nonton?,” rajukku.
“Maaf, Dek, Abang bukannya lupa. Tapi tiba-tiba mobil Abang ngadat, makanya Abang ke bengkel.”
“Lho, tadi katanya ganti velg, sekarang bilangnya mobilnya ngadat. Yang mana yang bener, sih?,” suaraku semakin meninggi.
“Ya tadi mesinnya ngadat. Terus, karena udah di bengkel, ya Abang sekalian ganti velg aja.”
Aku langsung cemberut.
“Nontonnya besok aja, ya, Dek, kan bisa sekalian nomat!,” bujuk Abang.
“Tapi besok kan Adek ada UTS, Bang. Mana bisa enak-enakan nomat.”
“Ya udah, begitu kamu pulang UTS, Abang jemput deh ke kampus. Terus, dari sana kita nonton, oke?”
Dan begitulah, acara kencan kami pun gagal cuma gara-gara Abang ke bengkel demi memperbaiki mobilnya yang ngadat dan sekalian mengganti velg-nya.
Kadang-kadang aku merasa aneh juga. Masa sih aku harus cemburu dengan kecintaan Abang pada mobilnya atau pada kesenangannya naik gunung, misalnya? Tapi, wajar kan kalau aku cemburu, aku ini kan pacarnya? Pacar yang hampir empat tahun ini menemani Abang, berbagi suka dan duka bersama. Pacar yang punya perasaan dan seharusnya lebih membutuhkan perhatian Abang ketimbang mobil dan hobi naik gunungnya.
Ya, laki-laki memang sulit mengerti apa maunya perempuan!
***.
Keesokan harinya, aku berangkat ke kampus dengan ceria. Malahan aku sengaja berdandan karena aku tahu, sepulang UTS aku akan nonton bersama Abang. Tapi ternyata, lagi-lagi aku kecewa. Mobil Abang tak terlihat di lapangan parkir kampusku! Aku pun segera menelepon Abang.
“Bang, di mana?”
“Di rumah,” jawabnya cuek.
Jleb!! Rasanya ada sebilah pisau yang menusuk dadaku saat itu juga. Sementara aku sudah berdandan habis dan menanti-nanti acara kencan dengannya, Abang malah kelupaan dengan janjinya menjemputku di kampus!
“Abang tuh udah mulai pikun atau udah enggak sayang lagi, sih, sama Adek?,” semprotku langsung begitu aku duduk di jok depan mobil Abang, satu jam kemudian. Terik siang dan rasa kesal telah membuat dandananku berantakan. Tapi aku sudah tak peduli. Niat untuk kencan dengan Abang sudah meluap pergi entah ke mana.
“Maaf, Dek. Abang tadi ketiduran. Kamu sih enggak bangunin Abang,” katanya ngeles.
“Bangunin gimana? Aku kan lagi UTS, Bang!! Mana bisa seenaknya nelepon Abang?”
Abang tertawa kecil, “Oh iya, ya? Maaf, deh. Kampus kita kan beda, makanya Abang enggak tau jadwal UTS kamu. Makanya, lain kali kamu SMS Abang, dong, untuk konfirmasi!”
Aku semakin sebal. “Jadi sekarang Adek yang salah?!”
Abang memandangku sambil menahan tawa. “Kamu kalau marah semakin cantik, deh!,” godanya.
“Iiih, udah tau orang ngambek, masih aja dibecandain!,” pikirku kesal. Aku hanya cemberut, tidak merespon.
“Ya udah, kita nonton di mana sekarang?,” tanya Abang.
“Enggak usah!,” bentakku, “Adek udah enggak mood nonton sama Abang!”
“Mana bisa?,” kata Abang, “Bisa-bisa Abang diputusin sama kamu karena enggak nepatin janji ngajakin kamu nomat hari ini.”
Aku tak menjawab. Malas. Aku hanya bisa memperhatikan jalanan sementara mobil Abang terus melaju menuju kawasan Pondok Indah.
***
“Udah nyampe, Dek,” kata Abang sambil mematikan mesin. Ia menarik bahuku hingga aku menghadap ke arahnya tepat sebelum aku sempat menghapus air mata yang tak bisa lagi aku bendung di pelupuk mataku. Sempat kulihat ekspresi kagetnya melihat air mataku. Namun aku tak peduli. Aku segera memalingkan wajah, berpura-pura tegar.
“Kamu nangis, Dek?” Abang kembali memutar tubuhku.
“Enggak!,” aku kembali berbalik.
Abang memutar tubuhku dengan lembut dan mematri bahuku dengan kedua lengan kekarnya, agar aku tak dapat menghindar lagi. “Coba Abang liat. Kok Adek Abang yang cantik nangis, sih? Dandanannya luntur, tuh!,” candanya.
Bukannya tertawa, aku malah menangis semakin menjadi. “Abang tuh beneran udah enggak sayang, ya, sama Adek?”
Abang nampak kaget, namun terus berusaha tenang, “Kok Adek ngomongnya gitu sih?”
“Abis Abang tuh enggak pernah ngertiin Adek. Adek tuh rasanya udah enggak pernah diperhatiin lagi sama Abang. Abang udah enggak nganggap Adek istimewa lagi. Enggak kayak dulu pas awal kita pacaran, Abang sekarang suka lupa sama janji Abang ke Adek. Abang lebih milih ke bengkel atau naik gunung daripada berduaan dengan Adek! Abang tuh lupa, ya, minggu lalu tuh kita enggak ketemuan karena Abang naik gunung sama temen-temen Abang?! Makanya kemarin Adek ngajakin Abang nonton, biar kita bisa ketemuan. Eh, Abang malah lebih milih ke bengkel daripada ketemu sama Adek! Adek sebel! Abang udah enggak sayang lagi sama Adek!,” cerocosku panjang lebar.
Abang memperhatikanku dengan ekspresi shock. Mungkin ia tak menyangka kalau masalahnya ternyata serumit itu. Tapi, biarlah, daripada aku memendam sendiri semua kekesalanku, lebih baik aku tumpahkan saja semuanya.
Beberapa saat lamanya, Abang tidak merespon. Ia mengusap air mata di pipiku dengan lembut dan tersenyum.
“Adek enggak boleh bilang kayak gitu. Abang tuh sayang banget sama Adek! Abang mau ikut temen-temen Abang naik gunung minggu lalu karena Abang mau ngasihin ini sama kamu,” katanya sambil mengambil sebuket bunga edelweiss di jok belakang mobil. Aku tersentak kaget.
“Adek lupa, ya, kalau Adek pernah nitip bunga edelweiss sama Abang kalau Abang naik gunung? Kan Adek sendiri yang bilang sama Abang, kalau bunga edelweiss ini melambangkan cinta yang abadi. Soal kemarin, Abang juga sebenernya sengaja menunda waktu ketemuan kita sampai hari ini biar Abang bisa ngasihin bunga edelweiss ini ke Adek tepat di hari jadi kita yang keempat tahun. Abang juga sengaja ngebetulin mobil karena Abang enggak mau waktu Abang jalan sama Adek, mobil ini ngadat di tengah jalan. Abang mau hari ini jadi hari yang istimewa, karena hari ini genap empat tahun sudah Adek jadi pacar Abang, jadi sahabat Abang yang paling baik, yang paling mengerti Abang.”
Aku tercenung. Jadi, hari ini...? Ya Tuhan, saking kesalnya akan tingkah laku Abang akhir-akhir ini, aku sampai lupa kalau hari ini adalah hari jadi kami yang keempat tahun! Hari ke-1.460 dalam hubungan kami yang begitu berharga ini. Perasaanku campur aduk, rasanya. Aku tak bisa berkata-kata. Yang bisa kulakukan hanyalah menangis.
“Yah, Dek, kok malah nangis lagi?,” tanya Abang panik. “Adek enggak suka, ya, sama bunga edelweiss-nya?”
Aku tertawa geli. Ternyata, setelah empat tahun kebersamaan kami, Abang masih belum bisa mengerti apa mauku. Ia masih kurang memahami isyarat-isyarat yang sengaja kuberikan padanya. Tapi, tak apalah. Selama Abang menyayangiku, aku toh akan tetap mencoba memahaminya dan membuat ia memahami diriku.
Huh! Laki-laki memang tak pernah bisa mengerti apa maunya perempuan! Tak terkecuali Abang, lelaki yang hampir empat tahun ini menjalin kasih denganku. Bayangkan saja, sudah hampir empat tahun lamanya kami bersama, dia tetap tidak mengerti isyarat-isyarat yang sengaja aku berikan padanya. Empat tahun bukanlah waktu yang sebentar. Itu kan berarti hampir 48 bulan alias 1.460 hari! Berarti, kalau dikalkulasikan, setidaknya kami sudah menghabiskan masa waktu 35.040 jam dikurangi waktu tidur kami yang delapan jam dan waktu-waktu di mana kami sedang repot dengan urusan masing-masing, berarti setidaknya sudah 20.000-an jam kami habiskan bersama-sama. Tapi, dari sederet angka tadi rasanya masih kurang cukup untuk membuat Abang memahamiku. Yang ada, malah Abang seringkali bilang, “Kamu kok susah banget dimengerti, sih, Dek?!” Huh! Basi!
Contohnya saja sore ini, di mana sudah seharian aku cemas menunggu kabar darinya. Sudah berpuluh kali aku meneleponnya tapi ponselnya tak kunjung aktif. Beberapa SMS juga sudah kulayangkan, dari mulai yang romantis sampai yang isinya hampir sadis, tapi tak satupun dibalas. Terang saja aku panik dan cemas, pasalnya Abang sudah berjanji padaku kalau hari ini ia akan menemaniku nonton, tapi sampai sekarang kok tidak ada kabar sama sekali?
Pikiranku sudah dipenuhi berbagai macam kemungkinan. Apa Abang masih tidur karena pusing akibat kehujanan waktu pulang dari rumahku kemarin? Atau, apa ponsel Abang kecopetan? Atau, jangan-jangan Abang lagi selingkuh sampai-sampai ponselnya sengaja dimatikan? Atau... ada yang tidak beres? Hii, ngeri sendiri rasanya aku membayangkan yang tidak-tidak. Makanya seharian aku hanya bisa duduk di sofa sambil menonton HBO seharian dan menelepon terus-terusan mencoba men-dial nomer ponsel Abang yang sudah kuhapal.
Tiba-tiba saja, sekitar pukul 17.20, teleponku tersambung. Aku yang duduk malas dengan mata mengantuk, langsung bangkit terjaga dan menanti dengan deg-degan. Begitu suara Abang yang berat terdengar di ujung sana, aku langsung membombardirnya dengan sejuta pertanyaan.
“Bang, kamu di mana, sih? Adek tuh udah neleponin kamu seharian tapi enggak nyambung-nyambung. Adek kirim SMS kok enggak dibales-bales? Abang tau enggak, Adek cemas banget?! Adek sampe enggak bisa ngapa-ngapain seharian gara-gara nungguin Abang. Kan katanya Abang mau nemenin Adek nonton, gimana sih?!”
Aku terdiam, mengambil napas. Sesaat, tak terdengar respon dari ujung sana. Malahan, tiba-tiba saja aku mendengar suara Abang yang sedang asyik ngobrol dengan seorang laki-laki.
“...Itu velg-nya udah rapi, kan?”
“Oh, tenang aja, Mas.”
Aku bengong.
“Bang? Abang???”
“Iya, Dek?” suara Abang kembali terdengar.
“Abang lagi ngapain, sih?”
“Bentar, bentar, Dek, Abang lagi di bengkel, nih, ganti velg. Bentar ya....”
Dan Abang pun kembali ngobrol dengan tukang velg itu. Dan aku, pacarnya selama hampir empat tahun ini, dicuekin begitu aja!
“Glek! Berarti dari tadi aku ngomong panjang lebar sama sekali enggak didengerin sama Abang? Arrrgggghhhh!,” makiku dalam hati.
Setelah beberapa lama, suara Abang kembali terdengar. “Kenapa, Dek?”
Aku sungguh heran dengan sikap santai yang jelas-jelas tercermin di dalam suara Abang.
“Bang, dari tadi Adek telepon kok enggak nyambung-nyambung?,” serangku.
“Duh, maaf, Dek, tadi HP Abang ketinggalan. Ini juga baru aja disusulin sama Raffi,” katanya, masih dengan ketenangan tingkat tinggi yang membuatku semakin kesal.
“Jadi Abang di bengkel sama Raffi?,” tanyaku menyelidik sambil menyebutkan nama adik kandung Abang yang masih duduk di bangku SMA itu. “Terus, kenapa SMS Adek enggak dibalas?”
“Maaf, Dek, Abang lupa isi pulsa,” katanya.
“Apa????? Lupa isi pulsa? Enggak tau apa orang cemas setengah mati dari tadi?,” batinku.
“Kenapa enggak minjem HP Raffi untuk SMS? Atau, Abang kan bisa cari wartel atau telepon umum untuk ngabarin Adek?,” tanyaku
Abang tergelak, “Sorry, Dek, enggak kepikiran!”
Aku melengos kesal. “Abang lupa ya kalo hari ini Abang janji mau nemenin Adek nonton?,” rajukku.
“Maaf, Dek, Abang bukannya lupa. Tapi tiba-tiba mobil Abang ngadat, makanya Abang ke bengkel.”
“Lho, tadi katanya ganti velg, sekarang bilangnya mobilnya ngadat. Yang mana yang bener, sih?,” suaraku semakin meninggi.
“Ya tadi mesinnya ngadat. Terus, karena udah di bengkel, ya Abang sekalian ganti velg aja.”
Aku langsung cemberut.
“Nontonnya besok aja, ya, Dek, kan bisa sekalian nomat!,” bujuk Abang.
“Tapi besok kan Adek ada UTS, Bang. Mana bisa enak-enakan nomat.”
“Ya udah, begitu kamu pulang UTS, Abang jemput deh ke kampus. Terus, dari sana kita nonton, oke?”
Dan begitulah, acara kencan kami pun gagal cuma gara-gara Abang ke bengkel demi memperbaiki mobilnya yang ngadat dan sekalian mengganti velg-nya.
Kadang-kadang aku merasa aneh juga. Masa sih aku harus cemburu dengan kecintaan Abang pada mobilnya atau pada kesenangannya naik gunung, misalnya? Tapi, wajar kan kalau aku cemburu, aku ini kan pacarnya? Pacar yang hampir empat tahun ini menemani Abang, berbagi suka dan duka bersama. Pacar yang punya perasaan dan seharusnya lebih membutuhkan perhatian Abang ketimbang mobil dan hobi naik gunungnya.
Ya, laki-laki memang sulit mengerti apa maunya perempuan!
***.
Keesokan harinya, aku berangkat ke kampus dengan ceria. Malahan aku sengaja berdandan karena aku tahu, sepulang UTS aku akan nonton bersama Abang. Tapi ternyata, lagi-lagi aku kecewa. Mobil Abang tak terlihat di lapangan parkir kampusku! Aku pun segera menelepon Abang.
“Bang, di mana?”
“Di rumah,” jawabnya cuek.
Jleb!! Rasanya ada sebilah pisau yang menusuk dadaku saat itu juga. Sementara aku sudah berdandan habis dan menanti-nanti acara kencan dengannya, Abang malah kelupaan dengan janjinya menjemputku di kampus!
“Abang tuh udah mulai pikun atau udah enggak sayang lagi, sih, sama Adek?,” semprotku langsung begitu aku duduk di jok depan mobil Abang, satu jam kemudian. Terik siang dan rasa kesal telah membuat dandananku berantakan. Tapi aku sudah tak peduli. Niat untuk kencan dengan Abang sudah meluap pergi entah ke mana.
“Maaf, Dek. Abang tadi ketiduran. Kamu sih enggak bangunin Abang,” katanya ngeles.
“Bangunin gimana? Aku kan lagi UTS, Bang!! Mana bisa seenaknya nelepon Abang?”
Abang tertawa kecil, “Oh iya, ya? Maaf, deh. Kampus kita kan beda, makanya Abang enggak tau jadwal UTS kamu. Makanya, lain kali kamu SMS Abang, dong, untuk konfirmasi!”
Aku semakin sebal. “Jadi sekarang Adek yang salah?!”
Abang memandangku sambil menahan tawa. “Kamu kalau marah semakin cantik, deh!,” godanya.
“Iiih, udah tau orang ngambek, masih aja dibecandain!,” pikirku kesal. Aku hanya cemberut, tidak merespon.
“Ya udah, kita nonton di mana sekarang?,” tanya Abang.
“Enggak usah!,” bentakku, “Adek udah enggak mood nonton sama Abang!”
“Mana bisa?,” kata Abang, “Bisa-bisa Abang diputusin sama kamu karena enggak nepatin janji ngajakin kamu nomat hari ini.”
Aku tak menjawab. Malas. Aku hanya bisa memperhatikan jalanan sementara mobil Abang terus melaju menuju kawasan Pondok Indah.
***
“Udah nyampe, Dek,” kata Abang sambil mematikan mesin. Ia menarik bahuku hingga aku menghadap ke arahnya tepat sebelum aku sempat menghapus air mata yang tak bisa lagi aku bendung di pelupuk mataku. Sempat kulihat ekspresi kagetnya melihat air mataku. Namun aku tak peduli. Aku segera memalingkan wajah, berpura-pura tegar.
“Kamu nangis, Dek?” Abang kembali memutar tubuhku.
“Enggak!,” aku kembali berbalik.
Abang memutar tubuhku dengan lembut dan mematri bahuku dengan kedua lengan kekarnya, agar aku tak dapat menghindar lagi. “Coba Abang liat. Kok Adek Abang yang cantik nangis, sih? Dandanannya luntur, tuh!,” candanya.
Bukannya tertawa, aku malah menangis semakin menjadi. “Abang tuh beneran udah enggak sayang, ya, sama Adek?”
Abang nampak kaget, namun terus berusaha tenang, “Kok Adek ngomongnya gitu sih?”
“Abis Abang tuh enggak pernah ngertiin Adek. Adek tuh rasanya udah enggak pernah diperhatiin lagi sama Abang. Abang udah enggak nganggap Adek istimewa lagi. Enggak kayak dulu pas awal kita pacaran, Abang sekarang suka lupa sama janji Abang ke Adek. Abang lebih milih ke bengkel atau naik gunung daripada berduaan dengan Adek! Abang tuh lupa, ya, minggu lalu tuh kita enggak ketemuan karena Abang naik gunung sama temen-temen Abang?! Makanya kemarin Adek ngajakin Abang nonton, biar kita bisa ketemuan. Eh, Abang malah lebih milih ke bengkel daripada ketemu sama Adek! Adek sebel! Abang udah enggak sayang lagi sama Adek!,” cerocosku panjang lebar.
Abang memperhatikanku dengan ekspresi shock. Mungkin ia tak menyangka kalau masalahnya ternyata serumit itu. Tapi, biarlah, daripada aku memendam sendiri semua kekesalanku, lebih baik aku tumpahkan saja semuanya.
Beberapa saat lamanya, Abang tidak merespon. Ia mengusap air mata di pipiku dengan lembut dan tersenyum.
“Adek enggak boleh bilang kayak gitu. Abang tuh sayang banget sama Adek! Abang mau ikut temen-temen Abang naik gunung minggu lalu karena Abang mau ngasihin ini sama kamu,” katanya sambil mengambil sebuket bunga edelweiss di jok belakang mobil. Aku tersentak kaget.
“Adek lupa, ya, kalau Adek pernah nitip bunga edelweiss sama Abang kalau Abang naik gunung? Kan Adek sendiri yang bilang sama Abang, kalau bunga edelweiss ini melambangkan cinta yang abadi. Soal kemarin, Abang juga sebenernya sengaja menunda waktu ketemuan kita sampai hari ini biar Abang bisa ngasihin bunga edelweiss ini ke Adek tepat di hari jadi kita yang keempat tahun. Abang juga sengaja ngebetulin mobil karena Abang enggak mau waktu Abang jalan sama Adek, mobil ini ngadat di tengah jalan. Abang mau hari ini jadi hari yang istimewa, karena hari ini genap empat tahun sudah Adek jadi pacar Abang, jadi sahabat Abang yang paling baik, yang paling mengerti Abang.”
Aku tercenung. Jadi, hari ini...? Ya Tuhan, saking kesalnya akan tingkah laku Abang akhir-akhir ini, aku sampai lupa kalau hari ini adalah hari jadi kami yang keempat tahun! Hari ke-1.460 dalam hubungan kami yang begitu berharga ini. Perasaanku campur aduk, rasanya. Aku tak bisa berkata-kata. Yang bisa kulakukan hanyalah menangis.
“Yah, Dek, kok malah nangis lagi?,” tanya Abang panik. “Adek enggak suka, ya, sama bunga edelweiss-nya?”
Aku tertawa geli. Ternyata, setelah empat tahun kebersamaan kami, Abang masih belum bisa mengerti apa mauku. Ia masih kurang memahami isyarat-isyarat yang sengaja kuberikan padanya. Tapi, tak apalah. Selama Abang menyayangiku, aku toh akan tetap mencoba memahaminya dan membuat ia memahami diriku.
Alasan Mengapa seseorang ingin menpertahankan hubungan'a
1. Berharap suatu saat ia brubah: Ada beberapa hal buruk yg sering kali dilakukan oleh pasanganmu.Entah itu sikap&bicaranya
2. kamu berharap ia dapat berubah sedikit demi sedikit. Namun, yang perlu diingat adalah berubah tidaklah mudah
mengapa harus dipertahankan demi status semata??
Lebih baik kamu memilih untuk sendiri sejenak ditemani sahabat-sahabatmu
3. Karena kamu tak ingin sendiri: ada beberapa orang yg tak tahan dgn status jomblo.bila hubungan yg kamu jalin lebih banyak memberi krugian
pikirkan apa yg sbenarnya kamu pertahankan dlm hubungan saat ini? menyiksa diri demi mempertahankan? kamu lupa sebuah kata KEBAHAGIAAN
4. kamu mati-matian memperjuangkan seseorang yg jelas2 sudah gak cinta ke kamu,apa karena takut sendirian&takut gak ada yg bisa nerima?
Percaya pada kelebihan yg kamu miliki, sebelum bertemu dgn si dia,kamu juga sendirian & kemudian datanglah orang yg tertarik pada diri kamu
2. kamu berharap ia dapat berubah sedikit demi sedikit. Namun, yang perlu diingat adalah berubah tidaklah mudah
mengapa harus dipertahankan demi status semata??
Lebih baik kamu memilih untuk sendiri sejenak ditemani sahabat-sahabatmu
3. Karena kamu tak ingin sendiri: ada beberapa orang yg tak tahan dgn status jomblo.bila hubungan yg kamu jalin lebih banyak memberi krugian
pikirkan apa yg sbenarnya kamu pertahankan dlm hubungan saat ini? menyiksa diri demi mempertahankan? kamu lupa sebuah kata KEBAHAGIAAN
4. kamu mati-matian memperjuangkan seseorang yg jelas2 sudah gak cinta ke kamu,apa karena takut sendirian&takut gak ada yg bisa nerima?
Percaya pada kelebihan yg kamu miliki, sebelum bertemu dgn si dia,kamu juga sendirian & kemudian datanglah orang yg tertarik pada diri kamu
Langganan:
Postingan (Atom)